Minggu, Agustus 30, 2009

Dibalas allah dengan 18x lipat

Waktu pulang traweh, pengen rasanya nyumbang buat berbuka puasa.. tapi waktu itu di dompet cuma ada selembar uang seratus ribu, sepuluh ribu, n lima ribu..
Akhirnya aku infaq yang seratus ribu, sepuluh ribunya buat beli bensin motor, yang lima ribu buat jaga-jaga kalo ban bocor..
Dua hari kemudian tanpa disangka ALLAH menggantinya dengan 18x lipatnya! SUBHANALLAH... nggak ada lagi sekarang keraguan tentang keajaiban sedekah.. besok kalo ke mesjid lagi, mo infaq lebih besar lagi... :). (Sumber: wisatahati.com)

Cara Jitu Kendalikan Amarah

LUAPAN amarah ibarat bom. Bila dibiarkan meledak tanpa perhitungan, bisa bikin hidup susah. Apalagi, jika amarah terus meluap saat Anda tengah menjalankan ibadah puasa. Bisa batal kalau terus menerus dibiarkan.

Marah itu wajar, sama seperti perasaan senang, sedih, dan takut. Marah termasuk salah satu emosi dasar yang dimiliki manusia. Tetapi bukan berarti Anda bisa marah dengan lepas kendali.

Apalagi, saat Anda tengah menjalankan ibadah puasa. Di mana diwajibkan bagi muslim untuk menahan hawa nafsu. Salah satunya ialah marah dengan meluap-luap.

Nah, bulan Ramadhan ini saatnya waktu paling tepat untuk mengendalikan emosi agar tidak mejadi seorang yang pemarah. Apa saja cara tersebut?

Mengubah cara berpikir
Saat dilanda emosional, wanita seringkali berubah menjadi seorang "drama queen". Segala hal dilebih-lebihkan dan terlihat serba dramatis. Cobalah berpikir lebih positf dan rasional. Sehingga emosi marah tidak berubah menjadi rasa sedih dan minder.

Melatih cara berkomunikasi
Walaupun orang lain mengemukakan pendapat yang bertentangan dengan pendapat diri. Dengarkan dahulu tanpa perlu menyela. Setelah itu, baru pikirkan baik-baik respon yang akan Anda berikan.

Mengalihkan pada kegiatan positif
Daripada energi digunakan untuk melakukan tindakan agresif. Tidak ada salahnya mengalihkan untuk hal yang positif. Misalnya berolahraga, atau bekerja lebih giat lagi. Dengan penyaluran seperti ini perasaan marah akan berangsung-angsur hilang.

Tidak hanya itu saja, hati serta pikiran Anda akan lebih tenang. Puasa Anda pun akan semakin lebih berjalan lancar dan tidak terancam batal.

Menenangkan diri
Berhenti memikirkan sumber kemarahan dan fokus pikirkan pada hal-hal yang menyenangkan. Hidup selalu diwarnai kebahagiaan serta kesedihan. Anda tidak akan pernah bisa berlari dari kenyataan tersebut. Tetapi Anda selalu memiliki banyak cara untuk mengatasi bagaimananya. Leway puasa, Anda sekaligus berlatih meredam sifat pemarah Anda. (sumber: lifestyle.okezone.com)

Jumat, Agustus 28, 2009

Subhanallah...20.000 jadi 2.000.000

Ass.Wr.Wb Berawal dari PHK disebuah perusahaan Consultan Arsitektur saat bulan Romadhon kemarin 1428 H berlangsung. Sa.....ngat bingung untuk bagaimana saya menyikapi masalah itu. karena banyak hal yang harus saya pikirkan dan saya pecahkan, seperti kebutuhan intern dan ekstern dll.
Sebelum menjelang Lebaran saya Zakat Fitrah dulu ke Guru ngaji saya sekaligus ingin silaturahmi dan (maaf tanpa bermaksud Ria) ada sedikit shodaqoh untuknya karena mengingat jasa2 nya selama ini, walaupun saya sedang dilanda bingung yang jarang terjadi pada waktu itu. Saya berharap kepada Allah SWT semoga memberikan ketenangan dan mencarikan jalan keluar untuk permasalah yang saya hadapi, khususnya dalam segi materi.
Lebaran telah tiba dan selang beberapa hari kemudian saya ditawari oleh teman saya untuk kerja Freeland dengan Orang Dubai untuk mengerjakan gambar Proyek daerah Oman Arab Saudi dengan upah 400.000 perhari yang saya ajukan.
Setelah 5 hari bekerja dan selesai, maka Mr.Harits rekan nya Mr Sanjai Shing memberi imbalan Rp.2.000.000,- tanpa tawar menawar terlebih dahulu.
Subhanallah..... saya baru ingat mungkin itu adalah Shodaqoh yang saya berikan waktu itu. Maka tiada keraguan atas Kehendak Kuasa NYA. Sodaqallahul adziiim... (Sumber: wisatahati.com)