Kamis, September 17, 2009

Dengan sedekah, proses kpr lancar

Kami bercita-cita sekali ingin mempunyai rumah sendiri, walaupun kecil yang penting rumah sendiri dan dari hasil jerih payah sendiri.
Bulan demi bulan kami coba menyisihkan uang baik dari gaji dan beberapa pinjaman dari teman-teman di kantor untuk uang mukanya. Di awal tahun 2006 kami mulai mencari rumah di beberapa perumahan, baik rumah baru maupun rumah bekas dan kami pun mulai mencari informasi tentang bank-bank yang dapat memberikan KPR dengan bunga ringan.
Berbulan-bulan kami mencari rumah tapi selalu saja gagal ada saja masalahnya, dari yang masalah uang mukanya yang terlalu tinggi, cicilan yang besar, lokasi yang terlalu jauh dari kantor sampai kegagalan di pihak bank karena tidak memenuhi persyaratan-persyaratan dari bank tersebut.
Sampailah akhirnya kami menemukan rumah sederhana di sebuah perumahan baru di kawasan Pamulang yang menurut kami cocok dengan kondisi keuangan. Dengan harga yang tidak begitu tinggi dan uang muka yang terjangkau. Namun sayang kami harus menemui kendala dalam pengajuan KPR yaitu soal gaji yang kurang dari yang dipersyaratkan oleh bank.
Pada bulan Ramadhan yang lalu kami sering mendengar ceramah dari Ust. Yusuf Mansyur di beberapa acara televisi tentang sedekah. Bahwa dengan bersedekah maka segala urusan kita akan diberi kemudahaan oleh Allah SWT.
Dan secara kebetulan teman dikantor menginformasikan via email bahwa ada bayi dari keluarga yang kurang mampu sedang membutuhkan dana untuk operasi.
Kami berkeyakinan bahwa dengan menyedekahkan sebagian uang tabungan milik kami untuk membantu bayi tersebut maka proses pengajuan KPR kami akan diterima oleh bank, bismillah... kami juga berihktiar dengan membuat surat keterangan penghasilan tambahan dari kantor.
Alhamdulillah, selang beberapa hari kemudian kami diberitahukan dari pihak bank bahwa proses pengajuan KPR kami di terima dan selang seminggu kami sudah bisa melakukan akad kredit rumah.
Subhanallah... Allah memang Maha Menepati Janji-Nya. Siapa saja yang mencintai sedekah, Allah akan mengulurkan Tangan-Nya membantu. (Sumber: wisatahati.com)

Rabu, September 16, 2009

Dapat uang kaget...

Saya seorang ayah dari seorang puteri yang manis yang saat ini berusia 4 tahun. Di usia saya yang ke 32 tahun saya sudah bekerja lebih dari 12 tahun diperusahaan swasta dengan bidang yang sudah saya kuasai.
Kira-kira setahun yang lalu ditiap bulannya saya selalu merasa kesulitan dengan kondisi keuangan kami sekeluarga (mungkin karena sikecil sudah masuk TK kecil dan minum susunya bertambah).
Untuk memenuhi "kekurangan" tersebut saya masih -NGEband dari satu cafe kecafe yang lain. Alhamdulillah Allah SWT masih memberikan karuniaNya sehingga saya masih bisa memberikan susu dan makan sehari-hari untuk ke-2 orang yang amat saya cintai.
Singkat cerita, beberapa hari yang lalu saya berbincang-bincang dengan seorang sahabat yang sudah saya anggap seperti keluarga mengenai sedekah (hanya obrolan kosong 2 orang manusia yang mencoba untuk menarik perhatian Allah SWT ;o)).
Bbeberapa hari kemudian saya mendapatkan joob NGEband di salah satu hotel berbintang di Jakarta dibilangan Sudirman. Sejurus setelah Ngeband saya selesai, saya mendapatkan uang honor... dalam hati saya berucap "ALHAMDULILLAH YA ALLAH" masih engkau berikan kemudahan rizki, paling tidak untuk 4-5 hari saya tidak bingung untuk membeli makan dan susu untuk sikecil.
Arloji di tangan saya menunjukkan jam 22.45 ketika saya akan keluar dari parkiran, saya melihat dua anak kecil meminta-minta sumbangan, spontan saya buka amplop 'honor' saya dan bertanya "adik-adik sudah makan atau belum?" dengan lemas mereka menjawab "belum omm.." Lemas dan terharu saya mendengarnya (saya teringat anak saya...) tanpa berlama-lama lagi saya memberikan beberapa rupiah dari 'honor' saya. Setelah menerima beberapa rupiah tersebut anak-anak tadi melonjak-lonjak kegirangan... Alhamdulillah saya masih bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain... saya pulang.
Tanpa terasa sudah dua hari dan susu si kecil sudah mulai menipis. Saya duduk termenung dimeja kantor kapan lagi saya dapet joob Ngebad buat beli susu... seperti disambar gledek tiba-tiba supervisor saya menyuruh saya ke divisi keuangan "aduuh apa lagi ini.. apa kerjaan saya ada yang salah... dengan berat hati saya berangkat juga...
Singkat cerita, begitu mamasuki ruangan salah seorang staff disitu menyapa saya "adduuhhh kemana aja mass..??? sudah 2 hari saya cariin tidak pernah ada..." saya hanya tersenyum seadanya. 'Tanda tangan disini mas!!' mati akuu!!! ada apa lagi nihhh??? saya ambil kertas itu dan saya baca. ASTAGHFIRULLAHALADZIIMM...!!! AALLAAHHUAKKBAARR..!!! ternyata itu tanda terima uang honor yang tidak saya sangka-sangka...
Dengan terharu saya menandatangani dan menerima amplop itu... kembali ke meja kerja saya berfikir keras ada pa ini??? Apakah semudah itu saya 'berkomunikasi' denganNYA???... pikir punya pikir tiba-tiba saya teringat dengan 'obrolan' saya bersama dengan sahabat... sujud sukur saya kepadaNYA... ALLAH maha besar... ALLAH MAHA BESAR...
Mungkin kalau manusia bisa lebih berempati bahwa sesungguhnya bukti kebesaran ALLAH itu bertebaran diseluruh ruang dan waktu tapi sayang kadang kita selalu terkunci dengan hal keduniawian...
MASYAALLAH ampunilah hambaMU ini dengan segala kekhilafan dan semua ketidak sempurnaan... -amien ade dan keluarga terima kasih sahabat...! Dan mudah-mudahan akan banyak sahabat-sahabat ku yang lain terinspirasi melakukan hal yang sama bukan nilai tapi niat didalam hati itu yang lebih penting... amien. (Sumber: wisatahati.com)

Selasa, September 15, 2009

Sedekah membuat segalannya jadi mungkin

Dulu saya adalah orang yang Tidak bisa mempergunakan kepercayaan orang dengan baik. Padahal banyak sekali orang yang percaya kepada saya, apalagi dalam urusan usaha.
Singkat cerita ... usaha saya berkembang pesat dengan menggunakan segala macam trik dan tipu daya, tapi akhirnya....... akibat dari perbuatan saya itu membuahkan sebuah problema hutang yang sangat besar, artinya saya terlilit hutang hingga ratusan juta yang menurut saya sudah tidak mungkin lagi untuk membayarnya, ditambah lagi tak ada satu pun usaha saya yang bisa dijalankan.
Semenjak itu saya stress berat.... tapi akhirnya saya lebih bisa mendekatkan diri kepada Allah.... itu yang pertama saya syukuri. setelah itu saya mulai mendengarkan tausiyahnya Ust. Yusuf Mansur tentang keajaiban sedekah...
Singkat cerita saya mulai mencoba dan mencoba sedekah..... ajaibnya saya selalu mendapat jalan dan bantuan dari mana saja yang tak terduga-duga yang menurut saya sudah tidak mungkin lagi. Lebih anehnya lagi saya mendapat kepercayaan untuk mengerjakan sebuah proyek dari salah satu perusahaan restoran besar di Bandung, padahal mereka tidak pernah mengenal saya sebelumnya.
Dengan kepercayaan penuh mereka memberikan uang muka kepada saya untuk modal kerja. Alhamdulilah saya tidak lupa memotong uang muka tadi untuk sedekah.
Sekarang pekerjaan masih berlangsung. Lagi-lagi keajaiban tiba.... Saya sudah ditawari lagi proyek yang baru, padahal pekerjaan yang dulu aja belum selesai.... SUBHANALLAH......
Sekarang saya masih punya hutang, tetapi sudah semakin berkurang dan selalu diberi jalan oleh Allah untuk mengatasinya.
Percayalah wahai saudara.... dengan sedekah.... membuat yang asalnya tidak mungkin menjadi mungkin. (Sumber: wisatahati.com)