Jumat, September 25, 2009

Sedekah untuk kesembuhan anak

Bulan juni yg lalu istri saya melahirkan anak kami yg ke-3, anak kami laki laki lahir prematur baru 8 bulan, beratnya 2,3 kg panjangnya 47cm.
Anak kami mengalami kesulitan bernafas karena paru parunya belum mengembang secara sempurna dan harus dirawat dengan alat bantu nafas khusus dan alat monitor pernafasan. Adapun biayanya lebih dari 2 juta perharinya, kami tidak sanggup membayar kalau pakai semua alat bantunya. Karena saya hanya pegawai kantor biasa, akhirnya kami putuskan untuk menggunakan alat bantu nafas khusus saja namanya cipep, biayanya Rp.250.000,- perhari ditambah biaya inkubator Rp.200.000,- perhari...
Kami bingung sekali karena kami tidak punya uang lagi untuk biaya rumah sakit, saya sudah hutang sana sini tapi tetap belum cukup.
Anak kami juga sempat dalam keadaan gawat, dokter berpesan agar rajin berdoa dan kata dokter anak kami kuat sekali perjuangannya, kami sedih sekali melihat anak kami berjuang untuk bernafas, saya dan istri sudah pasrah kepada Allah, kami berdoa kalau kami diberi izin oleh Allah untuk merawat anak kami maka kami minta pada Allah supaya anak kami disembuhkan.
Kemudian saya dan istri sepakat untuk sedekah ke Masjid, hari jumat pagi pulang kerja sift malam saya langsung cari masjid yg buka, masjid pertama tidak ada pengurusnya yg datang, kemudian saya kerumah sakit dulu lihat anak saya, setelah itu saya datangi masjid yg tidak terlalu jauh dari rumah sakit, ternyata ada pengurus masjidnya.
Saya menemui imam masjid dan menyerahkan sedekah Rp.100.000,- dan saya minta didoakan oleh jamaah jumat masjid demi kesembuhan anak saya.
Waktu itu uang saya tinggal Rp.500.000,- itu dari pinjaman ke orang lain, sedangkan biaya rumah sakit masih banyak dan belum tau harus bayar berapa.
Alhamdulillah besoknya anak saya ada kemajuan yang pesat, beberapa hari kemudian sembuh dan bisa dibawa pulang. Total biaya rumah sakit sekitar lebih dari Rp.8jt dan sebagian besar uangnya sumbangan dari teman dan saudara saudara kami.
Sekarang anak kami sudah berumur 4 bulan dan beratnya sudah 6,5 kg dan sehat, kami beri dia nama Muhhamad Faris Ihsan, semoga Allah membalas kebaikan orang orang yang telah membantu kami dengan Doa maupun harta, Amin. Hormat kami, Jefri & Sandra Dewi dari:Batam. (Sumber: wisatahati.com)

Kamis, September 24, 2009

Alhamdulillah berkat sedekah anak sembuh dari sakit

Kejadiannya pada saat anak kami berumur 1 th, waktu itu mengalami sakit buang-buang air yang sangat hebat sampai berat badannya turun 2 kg.
Pada mulanya kami anggap itu biasa, tapi sudah hampir 3 hari tidak kunjung sembuh, kami sudah ikhtiar dgn membawanya ke klinik terdekat tetapi belum ada kemajuan.
Karena kondisi anak yang kian melemah maka kami memutuskan membawanya ke rumah sakit alhasil keputusan dokter anak kami harus segera diopname tetapi kami menolak karena faktor keuangan setelah itu kami membawanya kembali kerumah dengan membawa 3 botol cairan yang diberikan dokter untuk diminumkan ke anak, tetapi belum juga ada kemajuan yang berarti.
Akhirnya kami teringat tausiyah Ust yusuf Mansur tentang keajaiban sedekah, lalu kami memberikan sedekah kepada salah satu tetangga kami yang memang kondisi ekonominya jauh dibawah kami dan apa yang terjadi Alhamdulillah pada hari itu juga anak kami sembuh. (Sumber: wisatahati.com)

Rabu, September 23, 2009

Alhamdulillah dengan sedekah sakit kepala saya sembuh

Teman-teman pembaca, cerita saya dibawah ini mungkin tidak seberapa menarik namun ini benar-benar terjadi dan bisa dijadikan salah satu bukti dari kemanjuran sedekah.
Pada tanggal 5 Desember 2006 saya baca wisatahati.online, saya suka baca testimoni uswatun khasanah, pada saat baca-baca testimoni tersebut sakit kepala saya kambuh, sudah setahun ini saya sering sakit kepala tapi hanya dibagian belakang kepala sebelah kanan saja, kalau sudah kambuh rasanya sakit sekali, mau mengangkat kepala saja susah, mau melihat sesuatu saya harus mengkerutkan mata saya agar pandangannya fokus kalau tidak begitu saya tidak jelas melihat sesuatu karena menahan sakit kepala tadi. Kalau kambuh paling-paling saya hanya beli obat sakit kepala diwarung, dua jam kemudian baru sembuh.
Saya tidak pernah memeriksakan ke dokter tapi saya hanya tanya-tanya ke mantri atau orang-orang yang lebih mengerti tentang kesehatan, katanya itu karena kurang darah ada yang bilang gejala tekanan darah tinggi.
Apapun itu saya berpikiran kalau saya periksakan ke dokter pasti ada suatu penyakit dan berarti itu perlu dana sedangkan saya tidak punya cukup dana, penghasilan saya dan suami cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan anak-anak sekolah. Makanya sakit kepala tersebut saya rasakan saja tidak saya obati karena uangnya lebih saya utamakn untuk kebutuhan anak-anak.
Sambil membaca testimoni saya punya pikiran bagaimana kalau saya bersedekah dengan niat mudah-mudahan sakit kepala saya ini bisa sembuh.
Usai jam kantor niat tersebut saya laksanakan, saya cari pengemis yang biasanya duduk-duduk dipinggir jalan disekitar terminal, kemudian salah satu dari pengemis tersebut saya dekati dan bapak tersebut saya beri sedekah berupa uang sebesar Rp. 5000 dengan niat dalam hati semoga sakit kepala saya yang hebat ini segera sembuh.
Selanjutnya saya cari kendaraan umum yang menuju arah rumah saya setelah beberapa saat berada didalam kendaraan tersebut saya teringat sakit kepala saya, lho koq ... sakitnya langsung berkurang kira-kira 90% dari sakit awal dan lama kelamaan hilang sama sekali sebelum saya sampai dirumah.
Sampai sekarang saat saya mengirimkan cerita ini sakit kepala saya belum pernah kambuh, biasanya 2-3 hari sekali pasti kambuh. Ternyata sedekah saya dibayar kontan (meminjam istilah Ust. Yusuf mansyur) oleh Allah. Coba kalau saya periksakan ke dokter sudah berapa banyak biaya yang saya keluarkan (biaya dokter, bayar resep obat, biaya transport, belum lagi kalau dokter mengatakan harus diperiksa lebih teliti lagi pasti ada biaya rontgen, biaya ini-itu, dll-dll.)
Alhamdulillah terima kasih Ya Allah, Engkau beri kesembuhan ini dengan cepat. (Sumber: wisatahati.com0