Selasa, September 08, 2009

Keajaiban sedekah...

Hari ini, saya beranikan diri ini untuk menulis keajaiban sedekah yang pernah saya alami beberapa tahun yang lalu, sebelum Ust Yusuf Mansyur dan ajaran Sedekahnya saya kenal.
Ceritanya, suatu sore menjelang magrib, saya tiba di lampu merah lebak bulus dan bermaksud menyebrang untuk naik mobil jurusan Ciputat. Ketika menunggu lampu lalu lintas berwarna merah, tiba-tiba saya didatangi oleh seorang ibu berusia kira-kira 40an. Ibu itu mendatangi saya, dengan wajah memelas, kemudian minta ongkos ala kadarnya untuk pulang ke rumahnya di daerah Ps Rebo.
Sebelumnya dia bercerita bahwa dia kabur dari suaminya yang pemabuk dan sering memukulinya. Saya kasihan sekali mendengarnya. Ingin rasanya membantu banyak, tapi uang dikantong saya hanya sepuluh ribu rupiah. Benar-benar tinggal segitu, karena bulan itu gajian saya telat.
Akhirnya, uang yang sepuluh ribu itu, saya bagi dua. Lima ribu untuk dia, dan sisanya untuk saya pulang.
Sempat bingung juga, karena uang lima ribu itu tidak cukup sampai kerumah saya dijombang. Tapi ketika melihat ibu itu, saya sadar bahwa mungkin lebih tidak cukup lagi untuk dia. Akhirnya uang sepuluh ribu itu saya berikan semua kepadanya. Sementara untuk saya sendiri, saya memeriksa semua kantong yang ada di tas saya (berhubung saya suka lupa bawa dompet, jadi saya suka menyelipkan uang ribuan di kantong tas saya, dengan maksud agar masih punya pegangan jika sewaktu-waktu lupa bawa dompet) dan berhasil menemukan uang untuk ongkos pulang.
Saya tidak memikirkan kembali kejadian hari ini sampai keesokan harinya. Tepatnya ketika akan pulang, tiba-tiba atasan saya memanggil dan mengangsurkan selembar uang yang nilainya 10 kali dari uang yang saya berikan kepada ibu-ibu itu.
Sungguh Allah menggantikan uang saya kemarin dengan berlipat ganda. Saya tambah mengerti dan tambah yakin ketika melihat dan mendengar tausyiah Ust Yusuf di berbagai kesempatan. Dan Semoga, saya bisa mengamalkannya sepanjang hayat. (Sumber: wisatahati.com)

Senin, September 07, 2009

Nikmatnya menolong sesama

Yang namanya kita hidup pasti selalu ada saja masalah, yang pasti selalu berhubungan dengan sesama.
Alhamdulilah saya punya sebuah sepeda motor walaupun tua masih lumayan untuk mengantar saya ke tempat kerja. Seperti biasa setiap pulang teman saya selalu minta bareng dengan saya, kebetulan pulangnya searah. Itu saya lakukan dengan harapan mudahan-mudahan Allah membantu saya ketika saya dapat kesulitan/masalah.
Pengalaman pertama ketika masa kontrak kerja berakhir eh... dari angkatan saya hanya saya yang diperpanjang. Pengalaman kedua saya sering membantu teman-teman yang sedang menyusun tugas akhir D3 dengan harapan agar Allah membantu saya dalam sidang Tugas akhir nanti. Eh....tau...tau..dosen yang jadi penguji saya adalah orang yang saya sudah kenal dan semuanya lancar dan berlangsung cepat.
Akhirnya membantu orang lain itu menjadi kebutuhan saya, ya...minimal 1 orang deh dalam seminggu/sebulan syukur-syukur setiap hari. Justru sekarang hati saya malah gelisah kalau dalam 1 bulan saya belum membantu orang lain, ya berupa sedekah uang, tumpangan atau apa sajalah yang saya bisa.
Lama-lama jadi muncul perasaan nikmat dihati ini kalau bisa membantu orang lain. Dan hati sayapun jadi tenang kalau lagi dapat kesulitan karena dengan kita masih menolong orang, saya yakin Allah pasti menolong saya keluar dari kesulitan-kesulitan hidup.
Nikmatnya hidup kalau pas susah, ketemu jalan keluarnya. (Sumber: mutiarahati.com)

Minggu, September 06, 2009

Rp 1.200.000 - Rp 125.000 = Rp 3.800.000

Assalamualaikum wrwb perkenalkan saya adalah pegawai swasta dengan gaji 1.200.000. Langsung saja dulu dengan gaji segitu saya selalu kurang untuk mengangsur motor dan memenuhi kebutuhan keluarga oh ya sebelumnya saya informasikan saya alhamdulillah sudah berkeluarga dengan dikaruniai 2 orang putra dan putri yang lucu-lucu.
Kembali ke persoalan diatas gaji saya hanya bertahan paling 10 hari setelah itu biasa pinjam sana pinjam sini dan setiap gajian semakin berkurang karena harus membayar hutang bulan kemarinnya, kondisi ini berlangsung sekitar 3 tahunan.
Pada suatu hari saya melihat tausiah Bp Ustad Yusuf M. di televisi yang mengajarkan tentang sedekah, yang menurut beliau jika kita bersedekah kita akan diganti oleh Allah 10 x lipatnya. Setelah melihat tayangan tsb saya bertekad mempraktekan kata-kata beliau, pertaman saya menjadi donatur untuk anak yatim sebesar 75.000 dan subhanallah setelah menjadi donatur tersebut kebijakan perusahaan memberikan bonus atas kerja saya dari 100, 150 dan 500 dan setiap ada bonus tidak lupa saya sedekahkan 10 persen sesuai dengan perkataan ustad Yusuf, yang saya jumlah menjadi 750.000 yang berarti 10 x lipat dari sedekah yang saya keluarkan.
Bulan berikutnya saya tambah lagi sedekah jadi 100.000. Alhamdulillah bonus yang saya dapat mencapai 1.100.000 bulan berikutnya saya tambah lagi jadi 125.000. Alhamdulillah bonus selalu bertambah seiring dengan banyaknya job ke perusahaan saya bekerja dan setelah saya hitung penghasilan saya dari gaji hingga bonus yang saya terima rata - rata berkisar 3.800.000 dan itu sudah berlangsung 4 bulan terakhir sampai sekarang, makanya saya menulis seperti judul diatas yaitu 1.200.000-125.000=3.800.000.
Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Ustad Yusuf Mansur dengan pencerahannya. Sejak saat itu saya begitu yakin akan ayat-ayat Allah maha benar Allah dengan segala firmannya. (Sumber: mutiarahati.com)